Susi dalam Dingin November
Susi dalam Dingin November
Cerita ini ditulis oleh Isbedy Stiawan ZS yang merupakan seorang penyair dan cerpenis. Ia membaca pusi di Leiden dan Rotterdam dimana cerita “Susi dalam Dingin November” ini adalah hasil dari inspirasi pengalaman pribadinya. Cerita ini memang kemungkinan besar kisah pribadinya di negara Belanda dalam mempersiapkan buku puisinya.
Cerita ini menceritakan sang “Aku” yang sedang berada
di Belanda dalam riset untuk buku terkininya. Kehidupan sang tokoh di Belanda
tak lepas dari ciri khas Indonesia, termasuk orang-orang di sekitarnya. Ia
sering mengunjungi sebuah rumah makan masakan Indonesia dan menjadi pelanggan
langganan di sana karena lidah kampungannya yang masih berselera dengan masakan
Indonesia.
Di rumah makan ala Indonesia itu, semua pekerjanya
adalah orang Indonesia. Yang paling si tokoh suka adalah mereka ramah dan
manis. Pengakuan awalnya tidak tergoda, ia hanya sering mengobrol setelah
mereka menutup rumah makannya. cb
Kisahnya bermula pada suatu malam ia mengobrol dengan
salah satu pekerja rumah makan itu yang bernama Susi. Susi orang Jakarta yang
seperti ceritanya sudah memiliki seorang suami pengusaha Kapal Pesiar dari
Belanda. Malam itu Susi yang merupakan wanita yang disukai temannya—Mandar,
mengajak si tokoh “Aku” untuk ke rumahnya dan akhirnya ia bermalam disana
bersama. Dari malam itu, akhirnya keduanya saling mencintai dan menjadi sebuah
pasangan yang berangkulan pinggang, seperti pasangan
orang Eropa lainnya.
Cerita ini memiliki keunggulan dari segi karakteristik
tokoh-tokohnya sehingga pembaca dapat dengan mudah menyelami karakter para
tokohnya itu. Cerita ini kian menyajikan beberapa deskrispsi tentang
karakteristik negara Belanda, mulai dari beberapa nama-nama kotanya hingga
kebiasaan masyarakatnya yang tentu saja dapat menambah wawasan pembaca tentang
negara lain.
Terlepas dari kelebihan dan manfaat yang ada, cerita
ini tentu saja tetap memiliki kekurangan. Dimana inti cerita merupakan kisah
dewasa yang sangat tidak cocok untuk kalangan anak-anak. Penyajian cerita yang
dibumbui pengambaran budaya-budaya Eropa yang bebas kurang dirkomendasikan bagi
mereka yang kurang bijak dalam menerima sesuatu.
Cerita “Susi dalam Dingin November” ini sangat
direkomedasikan untuk para dewasa. Cerita ini juga meberikan inspirasi unutk
para pemuda bisa belajar dan bekerja setinggi-tingginya, sampai ke luar negeri.
Seperti sang penulis, yang menyajikan pengalaman pribadinya di negeri orang
lewat cerita “Susi dalam Dingin November” ini.
Susi dalam Dingin November oleh Isbedy Stiawan ZS. Diterbitkan oleh Surat Kabar “Media Indonesia” pada November 2016. Sumber :https://ruangsastra.com/22971/susi-dalam-dingin-november/

Kereen kak, deep banget
BalasHapus